Saat malam tiba, Kael belum berhasil mencapai Ranah Dewa tingkat sepuluh. Ia masih duduk bersila di atas batu datar, bermeditasi dengan tekun. Energi spiritual alam terus mengalir ke dalam tubuhnya, namun kemajuannya melambat.Lalu ia mendengar suara langkah kaki yang mendekat.Chen Ningshuang berhenti di dekat batu datar, menatap Kael dengan tatapan yang sulit dibaca, "Li Xin, Tetua Tianwei mengundangmu makan malam."Kael membuka matanya, lalu menatap Chen Ningshuang sejenak, "Baiklah, aku datang sekarang."Ia berdiri dengan gerakan yang tenang, lalu berjalan menuju paviliun.Chen Ningshuang berjalan di belakangnya. Matanya tidak lepas dari punggung Kael. Dia kagum. Namun, kali ini bukan pada tubuh Kael, tapi pada semangatnya.Kael bermeditasi selama lebih dari sepuluh jam tanpa henti. Padahal sebelumnya ia baru saja melalui pertarungan hidup dan mati yang menghancurkan tubuhnya.Benar-benar pria dengan tekad yang kuat.Chen Ningshuang tidak bisa menyembunyikan ekspresi kagumnya. Sea
Last Updated : 2026-01-07 Read more