CLANG!Suara puluhan pedang yang terhunus menggema memenuhi aula utama Aethelgard.Prajurit Kaesar mulai bergerak maju. Teratur. Rapih. Menekan dari segala arah.Sementara di tengah aula…Jagatra tetap berdiri diam.Rionaldo di depannya. Cristian di sisi kanan. Rafka baru saja masuk dari pintu belakang aula bersama beberapa prajurit bawah tanah.sejak malam panjang itu dimulai… orang-orang mulai berkumpul di belakang satu nama.Jagatra.“MAJU!”Bentakan salah satu komandan Kaesar memecah udara.Prajurit langsung menyerbu.BRAK!Rionaldo bergerak pertama.Pedangnya menghantam barisan depan tanpa ragu. Membuka ruang.“Sebelah kiri!” teriak Cristian.Pasukan kecil di sisi Jagatra langsung bergerak mengikuti arah itu.Benturan mulai pecah di seluruh aula.CLANG! BRAK! DUGG!Jeritan. Langkah kaki. Suara logam.Aula kerajaan… akhirnya berubah menjadi medan perang sungguhan.Di tengah kekacauan itu, Jagatra tet
Read more