"Kalau dia nggak minta maaf, gimana?" Daffa menatap Ryan dengan dingin, seolah-olah matanya menyimpan niat membunuh tanpa batas.Beberapa anak buah di belakangnya serempak merogoh kantong, seakan-akan di dalamnya tersembunyi senjata.Suasana seketika menjadi tegang. Semua orang bahkan merasa napas mereka mulai sesak. Tekanan itu terlalu menakutkan."Ryan, lepaskan Benny!" Saat ini, suara dingin seorang perempuan terdengar.Semua orang menoleh dan melihat seorang wanita cantik berjalan ke arah mereka. Itu adalah Angie.Karena Ryan adalah temannya Angie, ketika datang tadi, Daffa menelepon Angie dan Angie pun segera menyusul.Saat ini, dia mengenakan gaun kulit hitam bertali, dengan belahan kecil di kedua sisi yang memperlihatkan sedikit lekuk pinggulnya. Seksi dan misterius.Di bawah gaun, sepasang kaki jenjangnya putih dan lurus, memakai sepatu hak tinggi sepuluh sentimeter, membuat tingginya hampir mencapai 1,8 meter. Setiap langkahnya membawa aura kuat.Wajahnya yang cantik dipadukan
Read more