LOGINRyan dikhianati oleh pacarnya dan memilih untuk mengakhiri hubungan dengan tegas. Tak disangka, setelah kembali jomblo, hidupnya justru seperti mendapat "cheat". Dia dipenuhi keberuntungan. Para wanita kaya muda, para wanita karier tangguh, hingga para wanita cantik dengan berbagai pesona, semuanya seakan-akan diatur oleh takdir untuk hadir di sisinya. Mereka menjadi penopang terkuat Ryan, mendorongnya selangkah demi selangkah menuju puncak kejayaan. Mereka yang dulu mengkhianati dan meremehkannya, kini hanya bisa berlutut dan menatapnya dengan penuh penyesalan. Namaku Ryan dan aku ditakdirkan untuk menjadi raja!
View MoreBeberapa kata terakhir itu diucapkan dengan penekanan yang sangat kuat!Tiba-tiba, Wilsen menatap mata kiri Ryan."Tsk, tsk, kalau dilihat baik-baik, karyaku dulu masih kelihatan ya! Hahaha!"Yang dia maksud tentu adalah bekas luka halus di tulang alis Ryan. Dulu, Ryan disergap oleh beberapa teman berengsek Wilsen dan dipukul di tanah. Wilsen yang memakai sepatu kulit beralas keras langsung menginjak wajah Ryan. Injakan itu bukan hanya melukai tulang alisnya, bahkan hampir membuat Ryan buta.Sejak kejadian itu, demi melindungi Ryan, Yanna tidak berani lagi berhubungan dengannya.Mengingat masa lalu itu, amarah di dalam hati Ryan sudah seperti gelombang besar yang mengamuk.Saat itu, Wilsen melihat semangkuk obat yang belum diminum habis oleh Timmy. Kilatan licik muncul di matanya."Ryan, kamu bilang mengobati pasien, tapi malah kasih pasien minum benda seperti ini?" Dia berjalan ke meja, mengangkat mangkuk obat, lalu mencium baunya."Dokter Wilsen, hati-hati!" Melisa langsung panik, ja
"Wilsen?" Yanna mengernyit.Mobil Audi hitam itu memang kendaraan milik Wilsen.Pagi tadi di ruang medis, Wilsen sedang menggoda seorang perawat kecil. Tiba-tiba, dia melihat dari jendela bahwa Yanna keluar dari rumah sakit. Padahal masih jam kerja, kenapa Yanna tiba-tiba keluar?Wilsen merasa ada yang tidak beres, jadi dia ikut keluar dan mengemudi mengikuti sampai ke sini.Saat ini, Wilsen turun dari mobil, menendang pintu gerbang dengan kasar, lalu berjalan masuk ke halaman dengan penuh amarah."Kak, kamu beri tahu Wilsen pasien tinggal di sini?" tanya Ryan dengan ekspresi jijik."Nggak!" Yanna memasang ekspresi lugu, lalu bertanya kepada Wilsen, "Kamu kenapa ke sini?"Wilsen langsung berteriak marah, "Kenapa aku ke sini? Aku datang untuk menangkap basah kalian berselingkuh!"Wilsen menunjuk Ryan dan berteriak kepada Yanna, "Yanna, tadi di rumah sakit aku lihat kamu keluar sendirian, aku sudah tebak kamu datang menemui dia untuk kencan. Ternyata dugaanku benar!"Wajah Yanna langsung
Pagi hari, di tempat tinggal Melisa.Saat ini, Melisa tinggal di sebuah rumah pedesaan di kaki Gunung Umara. Tempat ini bersandar pada pegunungan, jauh dari pelabuhan Kota Shein, sangat bermanfaat bagi kondisi talasemia Timmy.Selain itu, rumahnya berdiri sendiri, dikelilingi bebatuan dan pepohonan. Suasananya tenang, udaranya segar, merupakan tempat yang sangat cocok untuk pemulihan.Pukul 9 pagi, Ryan datang tepat waktu ke halaman kecil itu. "Kak, ini obat yang kubawa. Nanti Timmy minum dulu. Sebentar lagi aku akan melakukan akupunktur," kata Ryan sambil mengeluarkan obat dari tasnya.Kemudian, dia mengeluarkan satu per satu barang tanpa henti."Timmy, ini Ultraman Zero versi kecepatan yang kamu mau.""Kak, ini produk perawatan kulit untukmu. Produk ini bagus, semuanya ekstrak herbal!"Melisa berkata dengan penuh haru, "Pak Ryan, ke depannya nggak perlu lagi beliin kami barang-barang seperti ini. Kamu sudah nggak memungut biaya pengobatan Timmy, malah masih beliin kami barang-barang
Tengah malam, di Vila Nirvana.Plak! Septian marah besar. Dia melempar ponsel di tangannya hingga hancur berkeping-keping."Kak Septian, tenanglah!" Hengky memungut ponsel yang pecah dengan hati-hati, lalu meletakkannya di atas meja. "Kak Septian, ada apa? Kenapa sampai semarah ini?""Delapan Wajah gagal!" pekik Septian. "Rusam berhasil kabur!"Hengky terkejut. "Kalau Kak Rusam tahu itu kamu ... apa dia akan kembali ke tanah air buat ...."Kalimat selanjutnya tidak dia ucapkan, tetapi semua sudah paham."Itu yang aku khawatirkan!" Alis Septian sampai berkerut. "Sekarang hanya ada satu cara!"Septian menatap Hengky. "Kamu bawa orang-orang kita, culik istri dan anak Rusam!""Hah?" Ekspresi Hengky tampak serbasalah. "Kak Septian, ini ...."Dia sebenarnya ingin mengatakan cara itu terlalu kejam. Namun, karena tekanan dari Septian, kata-kata itu ditelannya kembali."Kenapa? Ada masalah?" Tatapan Septian menusuk ke arah Hengky."Sebenarnya tadi aku juga ingin melapor. Istri dan anak Kak Rusa
Ryan berkata, "Baik. Sekarang saya akan membongkar sebuah fakta."Begitu kalimat itu terucap, hati Salwa dan Theo langsung menegang, sementara Della juga mulai merasa tidak tenang.Apa mungkin Ryan sudah menemukan bukti bahwa mereka menyogok juri dari pihak penyelenggara? Tidak mungkin. Semua itu di
Namun, faktanya memang demikian. Begitu Ryan mengatakannya seperti itu, semua orang langsung paham.Winston tidak menanggapi ucapan Ryan dan melanjutkan, "Alasan aku bilang situasinya nggak kondusif adalah karena setelah ini akan ada perubahan personel di kantor pusat. Akan ada seorang wakil presdir
Di tempat itu juga hadir banyak tokoh penting dari kalangan pengobatan tradisional. Begitu Ryan menyampaikan penjelasannya, dia langsung mendapatkan dukungan kuat dari mereka."Pengobatan tradisional punya ilmunya sendiri.""Benar, pengobatan tradisional telah teruji oleh ribuan tahun sejarah. Menga
Pria itu berlumuran darah. Rambutnya lengket oleh kerak darah, mulutnya dilakban rapat hingga hanya bisa mengeluarkan suara teredam. Orang itu tak lain adalah kepala divisi riset yang direkrut dengan gaji tinggi oleh Oriental Farma, Eno, nama aslinya Enohara.Di sampingnya terdapat sebuah akuarium b
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore