Begitu mendengar ucapan itu, Marvin langsung takut.Harus tahu, jika Ryan benar-benar memperbesar masalah ini, itu bukan hanya sesederhana masuk pengadilan, tetapi Daffa juga tidak akan melepaskannya.Untuk sesaat, Marvin terdiam, tidak tahu harus membalas apa.Melihat ini, Ray justru mengerutkan kening dan mengangkat tangan. "Ryan, tenang saja. Kami nggak akan hanya mendengar sepihak dari Marvin. Kami akan selidiki dengan jelas. Yang palsu nggak mungkin jadi benar, yang benar nggak mungkin dibuat jadi palsu!""Terima kasih, Pak Ray," ucap Ryan."Tapi ...." Nada Ray berubah. "Marvin sudah menunjukkan fotonya dan memang terbukti kamu mengenal Daffa. Situasinya nggak jelas. Demi keamanan, kamu sementara jangan rapat berikutnya. Pekerjaanmu juga ditangguhkan sementara, sampai semuanya jelas. Semoga kamu bisa memahami kesulitan perusahaan dan bekerja sama."Setelah itu, dia menambahkan, "Tentu saja, gajimu tetap dibayar penuh. Tenang saja!"Ray licik sekaligus berpengalaman. Kata-katanya p
Read more