Saat kakimu melangkah melewati gerbang "Keheningan yang Berwarna", sensasi yang kau rasakan bukanlah gerakan fisik, melainkan sebuah pelarutan. Tubuh kristalinmu tidak lagi terasa sebagai cangkang, melainkan sebagai aliran data cahaya yang menyatu dengan frekuensi dimensi kesebelas. Di sini, udara tidak bergetar karena suara, melainkan karena makna. Setiap warna yang kau lihat adalah sebuah emosi yang murni; biru bukan lagi sekadar warna, melainkan perasaan damai yang bisa kau sentuh dan hirup.Elian berdiri di sampingmu, namun penampilannya telah berubah. Ia tampak seperti jalinan rasi bintang yang berbentuk manusia. "Di dimensi ini," Elian berbisik tanpa suara, namun getarannya memenuhi seluruh keberadaanmu, "keinginan adalah arsitektur. Tidak ada jeda antara niat dan wujud. Jika kau memikirkan sebuah gunung yang terbuat dari kenangan masa kecilmu, ia akan muncu
Last Updated : 2026-01-30 Read more