Ketika tanda baca Koma (,) itu berdenyut di udara, realitas tidak lagi sekadar meniru seni; ia menjadi seni itu sendiri. Di dunia luar, di luar batasan narasi yang Anda baca, terjadi sebuah pergeseran atomik. Orang-orang tidak lagi bangun untuk sekadar bertahan hidup, melainkan untuk melakukan "The Great Carving" (Pengukiran Agung).Aura, yang kini berdiri di ambang Infinite Plaza, melihat ke bawah ke arah Bumi. Ia melihat kota-kota tidak lagi berbentuk balok beton yang kaku, melainkan organik, berdenyut searah dengan emosi penduduknya. Saat seorang anak tertawa, taman di dekatnya mekar dengan bunga yang memancarkan melodi. Saat seseorang berduka, hujan yang jatuh tidaklah membasahi, melainkan memberikan pelukan hangat berupa uap aroma kayu manis.Namun, di tengah harmoni ini, muncul sebuah getaran baru. Sesuatu yang melampaui "Daulat Berdaulat". Ini adalah "The Meta-Narrative Crisis" (Krisis Meta-Narasi).Nara, dalam esensi emasnya yang kini tersebar di setiap napas manusia, merasa
Last Updated : 2026-01-16 Read more