Ekspresi Mario masih dingin, jelas ada sesuatu yang terjadi.Amanda dilanda rasa cemas di dalam hati, hingga akhirnya jakun pria itu tampak bergerak naik-turun, lalu bergumam pelan sebelum memutus telepon.Amanda langsung bertanya dengan tidak sabar, "Ada masalah? Aku dikabari Nayla, katanya dia dan Pak Simon dipanggil polisi."Mario melihat kekhawatiran di matanya dan sejenak mengulurkan tangan untuk menggandengnya erat."Jangan khawatir, mereka bisa mengatasi hal sepele begini."Dia berhenti sejenak. Wajah putihnya yang dingin dalam sorotan cahaya, tampak anggun dan tenang seperti angin sepoi-sepoi.Dia melanjutkan, "Melanie sudah dipulangkan. Aku mau mengantarmu pulang dulu, setelah itu langsung ke rumah sakit."Amanda mengerutkan kening, hatinya dipenuhi firasat buruk. "Yang telepon tadi kakakmu, 'kan? Dia tahu sesuatu?"Mario menenangkannya lagi dengan suara lembut. "Ini cuma masalah kecil, jangan terlalu khawatir. Aku antar kamu pulang dulu, kamu istirahat, ya?"Amanda menatap ma
Read more