Arlo terkekeh pelan. Tanpa sedikit pun rasa takut, dia menatap langsung ke mata Gading. "Kamu mau membunuhku?"Tiba-tiba, Azwar melangkah maju dan berkata, "Tuan Yohan, bagaimanapun juga semua persoalan ini bermula di wilayah Keluarga Gaharu. Aku merasa kita cukup cocok, jadi izinkan aku memberi sebuah usul.""Tujuanmu datang ke sini adalah untuk mewakili Arlo. Jadi, kalau semua kesalahan ini dibebankan pada Arlo, bukankah itu juga nggak masalah?""Asalkan kamu menelepon Arlo dan memintanya datang ke sini, semua urusan akan kami selesaikan dengannya. Keluarga Gaharu dan Keluarga Candra bisa menjamin keselamatanmu bersama-sama."Arlo langsung merasa geli. "Aku kurang paham maksudmu. Kesalahan yang kulakukan sendiri malah dibebankan pada Arlo? Jangan-jangan kalian ingin aku memancingnya ke sini biar bisa dijebak?"Azwar tetap berbicara dengan nada membujuk, "Kamu sudah melakukan kesalahan sebesar ini. Bagaimanapun juga, harus ada yang menanggung akibatnya.""Setelah Arlo datang, asalkan
Read more