POV 3Di ruang tamu Mansion Morales yang berantakan, ketegangan terasa begitu pekat hingga mampu mencekik leher. Ponsel berenkripsi di tangan Amanda masih memancarkan suara statis pelan, membawa aura kematian dari Ibukota yang berjarak ratusan kilometer jauhnya.Rey masih berlutut di lantai marmer, napasnya memburu, menahan rasa sakit yang seolah mencabik-cabik jantungnya dari dalam. Di dadanya, satu kelopak dari tato Teratai Hitam itu memancarkan warna merah darah yang mengerikan."Aku tidak membawa jantungnya hari ini, Menantuku," suara berat Lucas Morales bergema dari speaker ponsel, memecah keheningan.Mata Amanda langsung menyipit tajam. "Kau mengingkari janjimu, Ayah Mertua?""Hakim Tanpa Wajah hanyalah seekor anjing kurir," balas Lucas dengan nada mendesis yang menahan amarah. "Dia bukan pembuat kutukan itu. Orang yang menyewanya berasal dari masa lalu ibu mertuamu, Angeline. Jika aku memenggal kepala anjing itu sekarang, kita akan kehilangan satu-satunya akses menuju Pelelanga
Read more