“Kau pikir aku tidak bisa berbaikan lagi dengan Yue?!” desis Qiang Jun.Matanya melotot terlihat kesal, sekaligus tak terima karena perkataan bawahannya itu.Xiao Lin mundur selangkah, sedikit takut dengan tatapannya.“T-tidak, bukan begitu maksud saya. Itu hanya perkiraan,” katanya buru-buru menjelaskan.Sambil tersenyum tipis, mencoba mencairkan suasana.Qiang Jun mendengus kasar. Melipat kedua lengannya seolah ingin menahan gejolak di dadanya.Xiao Lin mencoba memberanikan diri lagi.“Mungkin ada alasan lain, kenapa Nona kesal seperti itu. Bagaimana kalau Anda memberinya hadiah? Ada beberapa makanan atau barang yang sangat Nona sukai, kan?”Qiang Jun terdiam sejanak. Alisnya terangkat, sambil mengetuk dagunya dengan ujung jari.“Hadiah, ya ....” gumamnya, mempertimbangkan.Seketika terpikirkan ide bagus di kepalanya. Lalu mengangguk.“Baiklah. Mungkin itu ide bagus. Kau kembali ke kediaman, jangan biarkan Yue berduaan dengan kecoa itu,” perintahnya.Tanpa membuang waktu, Qiang Jun
Last Updated : 2025-11-22 Read more