Sebelum pesta digelar, Alina dan Justin menghabiskan waktu di pantai, menikmati matahari terbenam. Senyum merekah di wajah Alina, memancarkan kebahagiaan. Kenangan indah yang sempat terlupakan, kini membuka kembali lembaran baru untuk menciptakan kenangan indah lainnya. "Aku mencintaimu, Alina!" bisik Justin, tangannya menggenggam erat seraya tersenyum lebar. Sementara itu, Cindy meringkuk di dalam sel tahanan, tatapannya kosong, memeluk lutut di tengah cemoohan yang menerpa. Tangannya terkepal, menyimpan kebencian yang mendalam pada Alina. Malam telah tiba, pesta digelar dengan mewah, dihadiri para tokoh penting. Alina tampak gugup saat memandang wajahnya di pantulan cermin. "Seharusnya, kalian ada di sampingku," katanya pelan, mengingat ayahnya yang telah memutuskan hubungan dengannya sejak insiden itu. Justin datang, memecah suasana, memeluknya dari belakang lalu mengecup lehernya. "Sayang, apa kamu sudah siap?" Alina mengangguk pelan.
Last Updated : 2025-10-23 Read more