Esther refleks berputar ketika Arion menarik pergelangan tangannya. Kedua matanya melebar dengan guratan kemarahan yang tak terelakkan. “Hei, apa yang kau lakukan?” protes Esther. Bukannya merasa bersalah, Arion justru tersenyum. “Kakak ipar naik mobilku saja,” katanya. Esther semakin mendelik. Diberi hati malah meminta jantung. Peribahasa itulah yang cocok untuk Arion. “Tidak! Aku akan naik mobilku sendiri.” Jelas saja Esther menolak. Seperti yang sudah-sudah, pria itu akan berbuat yang tidak-tidak. Dan kali ini Esther tidak akan masuk dalam perangkapnya. Arion mendecak. Sulit sekali membujuk Esther. Arion nyaris kehilangan cara. Arion terus berpikir, detik selanjutnya, ia menjentikkan jari.“Baiklah, kalau begitu biar aku yang naik mobil Kakak ipar.” Setelah mengatakan itu, Arion segera melangkah menuju pintu samping kemudi. Melihat itu, Esther seketika membulatkan mata. Tetapi ia tidak bisa berbuat apa-apa saat melihat Arion masuk ke dalam mobilnya begitu saja. Esther mendeca
آخر تحديث : 2025-11-28 اقرأ المزيد