LOGINDikhianati suami dan ibu mertuanya sendiri, pernikahan Esther dan Erland selama lima tahun hancur begitu saja. Esther pun berencana membalas keduanya dengan cara paling terlarang. Saat ia mabuk, Esther tak sengaja naik ke ranjang adik iparnya sendiri. Esther tidak bisa berhenti. Setiap malam panas dan sentuhan adik iparnya itu hanya membuatnya semakin terperangkap dalam gairah yang belum pernah ia rasa. Mampukah Esther mengendalikan perasaannya, atau justru tenggelam dalam gairah terlarang yang tak seharusnya?
View More“Kencan?” Arion mengerutkan keningnya. Valencia tersenyum. Tersipu malu. “Ya, bukannya kau ingin menebus kesalahanmu?” “Ya, tentu saja.” Arion melanjutkan memakan hidangan. Tampak sedikit keberatan, pun ia sama sekali tidak tertarik dengan ide Valencia. Akan tetapi ia tidak menunjukkannya di hadapan Valencia. Ia sudah membuat kesalahan terhadap wanita itu, dengan menyeretnya dalam masalah keluarganya. Dan ia pun sudah berjanji akan menebusnya. “Setelah ini, aku ingin berbelanja, nonton, melihat bintang di taman, dan kau harus menemaniku,” pinta Valencia. Arion menghela napas panjang. “Kalau begitu habiskan dulu makananmu.” Arion tidak memiliki pilihan lain. Ia berpikir, dengan menuruti permintaan wanita itu, maka urusannya akan selesai. Dan setelah ini, ia tidak akan bertemu lagi dengannya. “Oh ya.” Valencia segera teringat sesuatu. Ia sudah memikirkan hal ini sejak kemarin. Dan ia harus mengatakannya kepada Arion. “Aku minta padamu untuk tidak membahas masalah ini di depan ora
“Aku ingin bicara denganmu.” Suara Valencia terdengar dingin. Tatapannya sendu, dan juga sayu. Arion menghela napas panjang. Ia melirik ke arah pintu apartemen Esther, di mana ia baru saja keluar. Sepertinya ia tidak bisa menghindar lagi. “Di sekitar sini ada restoran enak. Kita bicara sambil makan saja,” ucap Arion. Dan di sinilah mereka berada. Restoran dengan menu utama makanan China. Dan Arion sengaja memesan hotpot. Hotpot adalah hidangan komunal populer khas Tiongkok yang menyajikan kaldu mendidih di atas meja, di mana pengunjung memasak sendiri bahan mentah seperti irisan tipis daging, seafood, sayuran, tahu, dan mie. Ini adalah hidangan sosial yang interaktif, cocok dimakan bersama, dengan kuah khas seperti mala, kolagen, atau kaldu ayam. Hidangan tersebut juga sangat cocok untuk mengubah mood yang buruk. Meski Arion sudah kenyang karena ia sudah makan dengan Esther, tetapi ia tetap menunjukkan niat baiknya menemani Valencia makan. Arion mencapit satu slice dag
Valencia membeku di tempat. Ia mengurungkan niatnya untuk keluar, dan menutup kembali pintu, menyisakan celah kecil yang bisa ia gunakan untuk mengintip. Tampak Esther tersenyum, dan membiarkan pria itu masuk ke dalam apartemennya. Valencia merasa ada ribuan panah yang menusuk jantungnya. Arion adalah calon tunangannya, tetapi pria itu justru mengunjungi wanita lain. Valencia ingat sekali, alasannya tinggal di apartemen ini. Karena ingin hidup mandiri, selain itu, tempat ini juga sangat dekat dengan tempat kursus modelingnya. Tetapi kini ia mengerti, alasan lain dirinya memutuskan untuk tinggal di sini. Mungkin saja ini cara Tuhan menunjukkan semuanya pada dirinya. “Sepertinya dugaanku benar, mereka memiliki hubungan?” batin Valencia. Esther menyiapkan peralatan makan untuk dirinya dan Arion. Menyiapkan air putih, dan juga gelas sampanye. Selain membawa makanan, Arion juga membawa anggur untuk pencuci mulut. “Saat ke sini, apa kau tidak takut ketahuan Valencia?” tanya Est
Sejak awal, Tiara memang menginginkan Esther dan Erland bercerai. Agar posisi Nyonya Dawson menjadi miliknya, dan tujuannya sebentar lagi tercapai. Tetapi, sepertinya Erland berusaha untuk mempertahankannya. Pria itu mencari bukti perselingkuhan Esther dan Arion, dan Tiara memilikinya. Namun, ia tidak berniat untuk memberikannya pada Erland supaya proses perceraiannya berjalan dengan lancar. Tiara segera menuju ke kamarnya. Ia meraih ponselnya yang ia letakkan di atas meja rias kemudian mencari video itu. Setelah mendapatkannya ia melihatnya sejenak. Ia ingat sekali di mana ia mengambil video ini. Ia berpikir, bahwa video ini bisa ia gunakan untuk menyerang Esther. Siapa sangka, ia tidak memiliki keberanian untuk itu. Tanpa ia melakukan itu pun, Esther pergi dengan sendirinya. Pada akhirnya ia harus melenyapkan video itu. “Kak Erland, maafkan aku.” Setelah mengatakan itu, Tiara segera menekan tombol hapus. “Apa yang kau lakukan?” Mendengar itu, Tiara seketika menegang












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews