Kediaman keluarga Kurniawan.Rumah itu sederhana, Ayah Reno pekerja pabrik dan Ibunya operator jalur perakitan. Hidup mereka pas-pasan namun cukup untuk membesarkan dua anak.Kini aula rumah itu kacau, perabot terbalik dan darah berceceran. Kedua orang tua Reno terbaring tak sadarkan diri di lantai. Reno sendiri berlutut, lengan kanannya patah, dadanya penuh luka dalam dan darah mengalir dari sudut bibirnya. Namun matanya tetap menyala.Di depannya berdiri seorang pemuda memegang pedang panjang—Darion Mahardika.Dialah yang memukul orang tua Reno, dialah yang menghancurkan tubuh Reno, dan dialah yapng hendak menyeret Aurelia kembali.Di antara mereka berdiri seorang perempuan bergaun kasa putih, wajahnya terlihat biasa, tatapannya gelisah.Dari kamar Reno keluar seorang lelaki tua berjanggut tipis. Ia menggeleng pelan pada Darion—Bram Mahardika, tetua Keluarga Mahardika.Wajah Darion mengeras. “Aurelia, menyingkirlah!”Baginya, adik ini tak berharga, bakat biasa, penampilan biasa. Ia
Baca selengkapnya