Saat malam tiba, Nando membuat janji dengan Niel di sebuah bar. Saat Niel sampai, Nando sedang duduk sendirian di bar, minum dalam diam. Pria yang biasanya ramah itu kini memasang ekspresi dingin dan mengabaikan gadis-gadis yang mencoba memulai percakapan dengannya.Niel memanggil pelayan bar untuk memesan segelas limun, lalu berbalik dan bersandar di meja, sambil menatapnya. "Kamu kenapa?"Dia mengisi kembali gelasnya. "Bukan apa-apa, hanya sedikit gundah dan nggak menemukan orang untuk diajak bicara."Niel tidak berbicara.Pelayan bar meletakkan limun di atas meja. Niel mengambil gelasnya, lalu bersulang dengannya, sambil berkata, "Kalau ada masalah, katakan saja. Sesama sobat, aku memahamimu."Nando berhenti sejenak, lalu menghabiskan minumannya.Sesaat kemudian, dia meletakkan sebuah foto di depan Niel. Pemandangan dalam foto itu sangat familier bagi Niel."Kamu yang foto?"Nando menghindari tatapannya. "Sebenarnya, aku hanya ingin mengambil foto untuk Jason."Niel meletakkan gelas
Baca selengkapnya