Belum sempat Ayu menyelesaikan kata-katanya, bibir pria itu sudah berpindah turun. Kecupan-kecupan panas itu merayap dari lehernya, melewati tulang selangkanya yang mengekspos kulit mulus, dan langsung mendarat di area atas dadanya yang terbuka akibat potongan gaun V-neck yang sangat rendah.Bersamaan dengan itu, satu tangan kekar pria tersebut merayap ke depan, meremas dada Ayu yang terbalut kain satin hitam dengan gerakan yang sangat lembut, tetapi terasa begitu kuat dan berkuasa."... ah! Mmmh!" desah Ayu keras, kepalanya terkulai ke belakang.Protes yang tadinya hendak keluar dari tenggorokannya seketika berganti menjadi lenguhan nikmat yang tak tertahankan."Uuuh... s-sempurna... ahh ...," racau Ayu tanpa malu-malu lagi."Ikatannya tidak terlalu kencang, kan, Ayu?" bisik pria itu, meremas dadanya sekali lagi dengan lebih dalam sebelum melepaskannya perlahan.Ayu menggigit bibir bawahnya kuat-kuat, mencoba menahan getaran di seluruh tubuhnya. Napasnya sudah benar-benar tidak berat
Last Updated : 2026-09-11 Read more