"Apa yang sebenarnya kamu inginkan dariku, Bim?!" jerit Ayu, suaranya bergetar hebat memecah keheningan apartemen gelap itu."Aku hanya menginginkanmu, Ayu," jawab Bima tenang. Ia mulai melangkah perlaham mendekati Ayu."Berhenti di situ!" Ayu refleks memundurkan kakinya. "Jangan mendekat!""Kenapa? Kamu takut padaku, Ayu? Atau kamu takut pada dirimu sendiri?""Kalian semua sama saja!" isak Ayu pecah. "Daniel, Rangga, dan kamu... kalian semua bajingan! Kalian hanya menganggapku rendah! Kalian pikir aku ini apa, hah?!""Aku tidak pernah menganggapmu rendah, Ayu," sanggah Bima. "Aku selalu memujamu.""Memujaku?!" Ayu tertawa hambar dengan air mata yang terus mengalir. "Dengan menjebakku?! Dengan bersekongkol bersama suamiku untuk menjadikanku umpan bisnis?! Begitu caramu memuja seorang wanita?!""Itu caraku menyingkirkan penghalang di antara kita.""Kamu gila, Bima! Kamu menghancurkan hidupku!""Tidakkah kamu sadar, Ayu? Tidakkah kamu melihat bagaimana aku mencoba segala hal hanya untuk
Huling Na-update : 2026-09-29 Magbasa pa