"Sayang, tumben ke sini."Elyssa melepas apronnya, lalu segera menghampiri Kenzi yang baru saja menyelonong masuk ke ruang produksi.Sore itu, sepulang sekolah, Kenzi memang sengaja singgah ke toko kue ibunya karena merasa suntuk di rumah."Ayo, sayang, kita ke luar. Jangan di sini," ajak Elyssa lembut sambil membimbing putrinya keluar.Suasana di luar sedang sangat ramai pengunjung dan pesanan sedang banjir. Elyssa yang tadinya turun tangan membantu tim produksi, terkejut melihat Kenzi nekat masuk ke area steril tersebut karena tidak menemukan ibunya di meja kasir."Mama, temenin aku ke salon, yuk? Mau nail art," ajak Kenzi. "Berhubung hari ini aku gak ada jadwal latihan, Ma.""Kamu lihat sendiri toko Mama lagi ramai begini, Zi. Mama gak bisa tinggal," jawab Elyssa."Mama kok selalu gak punya waktu buat aku?" suara Kenzi mulai meninggi, sarat akan kekecewaan."Sayang, tolong mengerti. Coba ajak kakak kamu, ya? Kenza juga gak ada jadwal basket kan hari ini?"Kenzi menghela napas berat
Última atualização : 2026-03-12 Ler mais