[Mas, gimana pertemuannya? Udah kelar, kan?][Nanti aku bawain makan siang ke kantormu ya?][Mas, boleh, kan? Jangan makan di luar ya, Mas!]Satu jam berlalu, pesan-pesan yang dikirimkan Elyssa belum dibaca oleh Albert. Namun, Elyssa tetap akan memasak menu favorit suaminya. Ia ingin mengantarkan makan siang ke kantor Albert. Ia takut suaminya jatuh sakit jika terus-terusan menunda jam makan.Saat tiba di kantor Albert, Elyssa langsung menghampiri resepsionis."Selamat siang. Saya mau bertemu Pak Albert. Mau nganterin makan siang.”Resepsionis itu tersenyum. “Maaf, Bu. Pak Albert tidak ada di ruangan. Tapi makanannya boleh dititipkan di meja saya, Bu. Nanti setelah Pak Albert datang, akan saya berikan.”“Oh, begitu.” Dengan berat hati, Elyssa menyerahkan makan siang itu kepada resepsionis. “Oh ya, kira-kira Pak Albert kembalinya kapan ya?”Jujur, Elyssa ingin menyerahkan makan siang itu secara langsung, karena ada yang ingin dia bicarakan juga dengan sang suami.“Maaf, Bu. Saya tidak
Last Updated : 2025-10-05 Read more