“Simon. Ahh.”Olivia yang sudah berbaring di atas meja kerja Simon hanya bisa mendesah setiap kali pria itu menyentuh bagian sensitif tubuhnya. Kedua matanya terpejam, sesekali menggigit bibir bagian bawah. Olivia ingin mengendalikan tubuhnya, tetapi kali ini dia menyadari jika tidak ada kemampuan untuk hal itu. Dia selalu tunduk dan pasrah setiap kali Simon menyentuhnya. “Kali ini aku ingin kamu memohon denganku, Olivia,” bisik Simon tepat di telinga Olivia. Memohon? Olivia tidak ingin melakukannya. Mengizinkan Simon menyentuh tubuhnya saja sudah membuatnya kehilangan harga diri. Dia benar-benar bisa dipandang seperti wanita murahan. Kalau harus memohon, bukankah itu semakin membuatnya tidak memiliki apapun lagi? “Olivia, memohonlah. Aku akan lakukan seperti apa yang kamu inginkan,” ucap Simon kembali. Kali ini dia meniup telinga Olivia, membuat gelenyar aneh semakin dirasakan. Olivia masih mencoba untuk bertahan. Dia menutup mulut rapat-rapat, mencoba menahan untuk tidak melakuk
Last Updated : 2025-12-19 Read more