Bagi dunia luar, Shen Long hanyalah tubuh kaku yang sedang dihangatkan perlahan di dalam bunker yang remang-remang. Namun, di dalam pusat kesadarannya yang terdalam, ia tidak lagi berada di Detroit. Ia berada di sebuah ruang yang tidak memiliki dinding, lantai, ataupun langit. Tempat itu dipenuhi oleh jutaan benang cahaya perak yang bersilangan, membentuk pola-pola geometris yang terus berubah sesuai dengan probabilitas masa depan. Inilah The Weaving Room—sebuah dimensi antara realitas fisik dan aliran data murni, tempat di mana waktu tidak mengalir secara linier, melainkan berputar seperti pusaran air. Alur merambat sangat lambat saat narasi membedah sensasi Shen Long di tempat ini. Ia tidak memiliki tubuh fisik; ia hanyalah sebuah titik kesadaran yang mencoba memahami struktur kosmos. Setiap kali ia mencoba menyentuh salah satu benang cahaya tersebut, memori-memori asing membanjiri pikirannya. Ia melihat bumi dalam kondisi hijau royo-royo, lalu sedetik kemudian ia melihat bumi seb
Read more