Share

Bab.143

Penulis: Kairon
last update Tanggal publikasi: 2026-03-21 14:33:01

Di dalam perut Sektor Zero-Six, suasana telah berubah dari ketakutan yang hiruk-pikuk menjadi keheningan yang menyesakkan. Liu Xue Lan bersandar pada dinding laboratorium yang dingin, selimut termal masih membungkus bahunya yang gemetar. Di depannya, unit android The Sovereign berdiri mematung di tengah lingkaran kabel, kepalanya tertunduk seolah sedang memikul beban seluruh dunia di pundaknya.

Di seluruh penjuru bunker, suara Shen Long kembali terdengar melalui sistem audio, namun kali ini su
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Sistem Tanpa Batas   bab.160

    Di dalam hangar bawah tanah Sektor Zero-Six, yang kini lebih menyerupai gua kristal daripada fasilitas militer, pesawat pengangkut terakhir kelas Vulture terparkir dalam kondisi mengenaskan. Sayap kirinya telah meleleh akibat gelombang panas singularitas tadi, dan mesin fusi utamanya hanya mengeluarkan suara batuk elektrik yang lemah. Li Lan berdiri di bawah moncong pesawat, memegang pemindai laser. Ia menatap pantulan dirinya di badan pesawat yang kini mulai ditumbuhi kristal obsidian perak, sama seperti yang terjadi pada tangan Shen Long. "Kita tidak bisa terbang ke Void-Edge dengan mesin konvensional," suara The Sovereign (Shia Yue/Yin Hua) bergema dari sistem interkom hangar. "Hukum fisika di sana tidak mengenal aerodinamika atau bahan bakar fosil. Kita membutuhkan Slipstream Drive yang ditenagai oleh residu energi Penenun." Alur merambat sangat lambat saat narasi membedah proses modifikasi teknis ini. Shen Long melangkah maju, tangan obsidiannya yang baru berdenyut dengan iram

  • Sistem Tanpa Batas   bab.159

    Cahaya putih yang memancar dari tubuh The Messenger bukan lagi sekadar peringatan; ia adalah suara kematian yang sunyi. Di dalam pusat koridor Sektor Zero-Six, udara mulai memuai dengan kecepatan yang tidak wajar, menciptakan tekanan barometrik yang membuat telinga para penduduk bunker berdenging hebat. Protokol penghancuran diri sang utusan telah mencapai fase terminal, di mana inti logam cairnya mulai mengalami fusi dingin yang akan meratakan segala sesuatu dalam radius satu kilometer. Shen Long bisa merasakan panasnya—bukan panas api, melainkan panas dari informasi yang dipaksa hancur. Tangannya masih mencengkeram pergelangan tangan perak itu, namun kini ia tidak lagi mencoba menahan; ia mencoba mengarahkan. "Lan! Xue Lan! Menjauh dari pintu paking udara!" teriak Shen Long. Suaranya terdengar seperti dua lempengan logam yang beradu, parau dan penuh getaran ultrasonik. Alur merambat sangat lambat saat narasi membedah mekanisme Spasial Shifting (Pergeseran Spasial) yang akan dilak

  • Sistem Tanpa Batas   bab.158

    Saat tangan Shen Long mencengkeram pergelangan tangan The Messenger, hukum termodinamika di dalam koridor sub-level empat seolah-olah diputarbalikkan. Logam cair yang membentuk tubuh utusan itu biasanya berada dalam status superfluidity—mengalir tanpa viskositas—namun di bawah sentuhan Shen Long, atom-atom merkuri tersebut dipaksa untuk berhenti bergerak. Alur merambat sangat lambat saat narasi membedah mikro-detik pertama benturan tersebut. The Messenger mencoba menarik tangannya, namun ia menemukan bahwa Shen Long bukan sekadar memegangnya secara fisik. Shen Long sedang melakukan Molecular Anchoring (Penjangkaran Molekuler). Ia menyuntikkan frekuensi "stagnasi" dari The Weaving Room ke dalam tubuh sang utusan, mengubah cairan yang lincah itu menjadi kristal obsidian yang kaku dan rapuh. "Agresi... tidak logis," suara The Messenger bergetar, kini terdengar seperti ribuan logam yang bergesekan. "Subjek 0-Alpha, kau sedang menghancurkan satu-satunya jalan menuju negosiasi. Kau memili

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.157

    Asap dari sisa-sisa gas Hallon yang telah mengkristal masih melayang tipis di udara koridor sub-level empat, menciptakan efek Tyndall yang membiaskan cahaya merah dari lampu darurat menjadi spektrum ungu yang menghantui. Gideon masih bersimpuh di lantai beton, matanya terbuka lebar namun tidak berkedip. Ia masih hidup, namun jiwanya seolah tertinggal di dalam fragmen memori yang dipaksakan oleh Shen Long. Elder Thorne berdiri di antara kerumunan penduduk yang mematung. Ia menatap Shen Long—bukan lagi sebagai prajurit yang ia latih, melainkan sebagai entitas yang melampaui pemahamannya. Kulit Shen Long kini memiliki tekstur seperti marmer hitam yang dialiri sirkuit cahaya perak, sementara di belakangnya, Liu Xue Lan berdiri dengan keanggunan yang menakutkan, bayangannya di dinding seolah bergerak secara independen dari tubuhnya. Alur merambat sangat lambat saat Shen Long mulai berbicara. Suaranya tidak lagi keluar dari pita suara; ia bergema langsung di dalam osikel (tulang pendengar

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.156

    Di dalam sub-level empat Sektor Medis, Gideon berdiri di depan katup utama sistem sirkulasi udara. Tangannya yang kasar mencengkeram tuas besi yang sudah berkarat. Di belakangnya, para pemberontak menahan napas, mata mereka terpaku pada layar monitor kecil yang menunjukkan aktivitas di dalam laboratorium medis melalui sudut pandang kamera pengawas yang retak. "Lakukan, Gideon," bisik salah satu teknisi. "Sebelum monster itu benar-benar bangun." Gideon menarik tuas tersebut. Suara logam yang beradu terdengar seperti jeritan di dalam pipa-pipa sempit bunker. Alur merambat sangat lambat saat narasi membedah konsekuensi fisik dari tindakan ini. Di dalam laboratorium medis, suara dengung kipas angin yang biasanya menjadi latar belakang suara tiba-tiba melambat dan berhenti. Keheningan yang mengikuti terasa lebih berat daripada ledakan. Li Lan adalah yang pertama menyadari perubahan itu. Ia melihat bulu halus di lengannya berdiri; tekanan udara di ruangan itu mulai turun secara drastis.

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.155

    Laboratorium medis Sektor Zero-Six kini menjadi ruang paling tenang sekaligus paling berbahaya di seluruh bunker. Di tengah ruangan, Liu Xue Lan terbaring kaku di atas meja operasi polimer. Tubuhnya tidak lagi mengeluarkan cahaya emas; sebaliknya, ia tampak pucat seperti porselen yang retak. Di sampingnya, The Sovereign (Shia Yue/Yin Hua) bergerak dengan presisi mekanis, jari-jari androidnya terhubung langsung ke tabung Ether-Fluid yang baru saja dibawa dari permukaan. "Suhu tubuhnya turun ke $28^\circ\text{C}$," lapor Yin Hua melalui sistem audio laboratorium. "Sirkuit organ internalnya mengalami degenerasi karena beban pengelasan molekuler tadi. Jika kita tidak melakukan infusion sekarang, jiwanya akan terlepas dari kerangka biologisnya." Li Lan berdiri di sudut ruangan, tangannya masih gemetar. Ia menatap Shen Long yang berdiri di sisi lain meja operasi. Shen Long tidak bergerak sedikit pun, namun jejak-jejak obsidian ungu di dinding di belakangnya tampak semakin meluas, seolah-o

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.17

    Semua orang bertanya - tanya tentang maksud perkataan shen long.. ia kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.. "selamat pagi tuan Lao.. aku sedang berada di bank.. apakah kau bisa kemari?" Tanya shen long "selamat pagi tuan Shen.. aku juga sedang berada di bank untuk inspeksi rutin p

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Sistem Tanpa Batas   Bab.19

    Shen long mengantar shia yue untuk pulang kerumahnya yang berlokasi diperumahan Rose Gold.. tiba disana shen long mengantarnya hingga kedepan halaman rumahnya.. "terima kasih telah mengantarkanku.. apakah kau tidak ingin singgah sebentar? Ayahku pasti senang mendapat kunjungan darimu" ucap shia yue

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Sistem Tanpa Batas   Bab.28

    begitu berada didalam.. shia yie tanpa basa basi langsung mendorong shen long ke arah ranjang hingga membuatnya terduduk disana.. jangan kemana - mana dan tunggu aku disitu.. aku akan mandi lebih dulu" ucap shia yue kemudian meletakkan tasnya diatas meja dan berjalan masuk kedalam kamar mandi.. she

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
  • Sistem Tanpa Batas   Bab.22

    "Sejak kapan anakku menjadi seorang kultivator? Mengapa aku tidak pernah tau sebelumnya?" Tanya Lee Juyi namun pertanyaan ini dilemparkan pada dirinya sendiri.. "kau... seorang kultivator?" Tanya Yin Hua menimpali.. "ibu tidak perlu khawatir karena itulah aku dapat kembali bergerak dan berjalan nor

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-19
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status