Nessy membantu Maya mencuci piring bekas sarapan dengan gerakan lambat. Namun sejak tadi… Anak itu terlihat melamun. Tangannya bahkan hampir menjatuhkan piring. Maya langsung melirik heran."Nessy.""Gimana sih kamu."Nessy tersentak kecil."Eh… iya ma."Maya memperhatikan putrinya beberapa detik lalu bertanya pelan,"Kamu kenapa?""Dari tadi bengong terus."Nessy terdiam sebentar. Lalu akhirnya berkata pelan,"Tante Nadira mau kirim Nessy ke Singapura."Maya langsung menoleh cepat."Hah?""Buat belajar desain."Mata Maya langsung berbinar bangga."Itu bagus banget!""Bu Nadira perhatian sekali sama kamu."Namun Nessy justru menghela napas kecil. Maya langsung menyipitkan mata curiga."Kamu kenapa malah muka begitu."Nessy diam. Dan itu sudah cukup membuat Maya mengerti. Wanita itu langsung menghela napas panjang."Jangan bilang…""Kamu masih berharap sama dokter Reyhan."Nessy perlahan mengangguk kecil. Maya langsung memegang dahinya."Aduh Nessy Lestari…""Nessy sadar.""Kalian itu
Read more