Hari-hari pelatihan berjalan padat. Nadin belajar banyak hal baru teknik persalinan modern, penanganan gawat darurat, sampai manajemen program kesehatan desa. Ia kagum dengan bidan lain dari berbagai daerah. Namun setiap malam, ia selalu menyempatkan menelepon Rama. "Ram, aku capek banget hari ini, tapi aku senang bisa belajar banyak," suaranya riang di telepon. "Bagus, Nad. Aku bangga sama kamu, kamu pasti bakalan jadi bidan yang hebat setelah ini. selamat ya," jawab Rama lembut. "Terimakasih Ram, doain aku terus ya." "tentu saja aku bakalan doain terus Nad, aku akan selalu jadi orang nomor satu yang selalu mendoakan kamu." ucap Rama, walaupun sejujurnya saat ini Rama mulai merindukan istrinya itu. Tapi, di rumah, gosip semakin ramai. Beberapa tetangga mendatangi Bu rahayu. "Bu, katanya Nadin satu hotel sama bidan-bidan lain? Hati-hati lho, jauh dari suami..." "Eh, kalau perempuan pergi jauh, biasanya macam-macam, Bu." Bu Rahayu menahan wajahnya tetap tegar, tapi dalam
Last Updated : 2026-01-04 Read more