Langit siang di kampus tampak biasa saja, terasa panas, ramai, penuh mahasiswa yang lalu-lalang dengan tas ransel dan tumpukan tugas.Alessia sedang berjalan keluar dari gedung fakultas ketika dering notifikasi muncul di ponselnya. Ia menengok sekilas.Tidak ada pesan dari Leonardo.Aneh. Biasanya pria itu setidaknya mengirim satu pesan pendek: Sudah makan, Jangan terlalu jalan cepat, atau Aku jemput jam lima, selalu disampaikan dalam nada memerintah yang halus, seolah memberi ruang pilihan padahal sebenarnya tidak.Alessia menghela napas lega bercampur khawatir. “Mungkin dia sibuk,” gumamnya pada diri sendiri.Namun firasat kecil di dadanya mengatakan hal sebaliknya.Dan firasat itu terbukti benar ketika ia tiba-tiba melihat kerumunan kecil di lobi kampus, tepat di depan ruang pertemuan dosen dan investor.Beberapa mahasiswa berbisik-bisik.“Itu beneran dia?”“Yang punya perusahaan besar itu, kan?”“Gila, kenapa dia bisa ada di sini?”“Duda berkarisma yang anaknya juga kuliah di sini
Last Updated : 2025-11-17 Read more