Zaki langsung menyambut sambil tertawa namun ia tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya itu.“Aku sedikit bingung dengan kalian. Kalian ini bukan manusia zaman batu, tapi dari cara kalian merespon, kalian seperti tidak pernah menuju kota saja,” ujar Ramona sambil tersenyum kepada keduanya.“Ya, kami nggak terlalu jauh sampai ke kota ini jalan permainannya, ya namanya juga kami anak desa. Paling jago kami ini ke alun-alun kecamatan lah, jarang untuk perjalanan jauh.” sahut Zaki“Oh, gitu. Ya sudah, ayo. Untuk barang-barang kalian, biarkan saja di dalam mobilku biar nggak terlalu capek membawa. Tenang, aku tidak akan melarikan barang-barang kalian. Kan aku mau jadi bagian dari kelompok kalian.” Ramona tertawa kecil.“Aku percaya sama kamu, Ramona. Tolong jangan dikhianati, ya. Sejujurnya ada rasa tidak percaya juga, karena mengingat awal pertama kita bertemu tadi itu tidak enak sama sekali.” kata Ragma penuh penekanan. “Iya, aman. Ayo!”Ramona pun segera masuk ke dalam mobil, sedangk
Last Updated : 2025-12-02 Read more