Jika Clara punya emosi, seharusnya dia peduli.Sebenarnya ... Clara memang selalu peduli.....Keesokan paginya saat Rendra terbangun, sisi bantal di sampingnya kosong. Clara sudah tidak ada di kamar.Rendra mencarinya di dalam kamar. Saat itu, dia melihat Renata bersandar malas di ambang pintu kamar tidur, sambil menggigit apel dan berkata, "Sudah jangan dicari. Clara dipanggil Kakek."Rendra meliriknya sekilas dengan tatapan datar dan malas menanggapi, lalu menarik kembali pandangannya.Melihat reaksinya, Renata menatap Rendra tanpa berkedip dan bertanya, "Kak, kamu sebenarnya nggak ingin cerai, 'kan? Yang kamu lakukan kemarin itu sengaja, pakai trik mengorbankan diri, ya."Tanpa menunggu Rendra menjawab, Renata terus mengunyah apel sambil berkata, "Kalau kemarin Clara melunak, kalau Clara langsung mendekat seperti dulu, kalau Clara setuju dengan Kakek untuk nggak bercerai, maka trik pengorbananmu berhasil. Kalian berdua nggak perlu bercerai.""Sayangnya, Clara nggak masuk perangkapm
Baca selengkapnya