Lewat pukul 10 malam.Mobil berhenti di Awana Bay. Clara berjalan sendiri, bersikeras mengatakan bahwa dia tidak mabuk dan tidak perlu dibantu.Rendra tidak bisa melawannya, jadi hanya bisa berjaga di sampingnya. Begitu mereka berdua masuk ke kamar tidur, Clara langsung duduk di sofa tanpa bergerak.Melihat itu, setelah meletakkan tas dan ponsel Clara, Rendra berjongkok di depannya. Dia menggenggam kedua tangan Clara dengan lembut, lalu bertanya pelan, "Ada apa?"Dengan mata agak memerah menatap Rendra, Clara menjawab dengan nada sedih, "Renata, aku sudah nggak punya ayah dan ibu."Suara Clara sangat pelan, sangat ringan. Rendra terdiam sejenak. Genggaman tangannya seketika menguat.Dia meremas tangan Clara dua kali dengan lembut dan menenangkannya, "Tapi kamu masih punya kami."Setelah Rendra selesai berbicara, Clara terdiam tanpa berkata apa-apa.Melihat kesedihannya, Rendra mengangkat tangan dan mengusap pipinya.Clara menatap Rendra, lalu mengulurkan tangan menggenggam pergelangan
続きを読む