Saat Caroline dan ibunya mengantar Rendra turun, Liona berkata dengan nada agak sendu, "Rendra, jangan salahkan Nenek karena terus mendesakmu. Kondisi tubuh Nenek memang nggak terlalu baik. Dia sendiri sudah punya kesiapan mental, jadi ingin lebih cepat melihat kamu dan Caroline menikah."Mendengar itu, Rendra menjawab singkat, "Aku mengerti."Begitu sampai di bawah gedung rawat inap tempat Clara dirawat, Rendra berhenti melangkah dan menatap kedua orang itu, "Bibi, cukup sampai di sini saja. Aku mau kembali menemani Clara.""Baik. Kalau begitu, Rendra, kamu juga jangan terlalu memaksakan diri. Jaga kesehatan," ujar Liona."Ya."Caroline pun berkata, "Kalau begitu, sampai besok, Rendra."Rendra melirik kedua orang itu sekilas, lalu berbalik dan kembali menuju gedung rawat inap tempat Clara dirawat.Sesampainya di lantai ortopedi dan keluar dari lift, baru saja Rendra berbelok memasuki lorong, dia melihat Ponirah sedang membawa kotak makan dan keluar dari kamar rawat Clara.Begitu melih
Baca selengkapnya