"Kakek, Kakek Lora." Clara meletakkan buah dan kue yang dibawanya ke atas meja, lalu tersenyum sambil menyapa dan berjalan mendekat, kemudian duduk di posisi kakeknya.Namun, papan catur yang belum selesai dimainkan para kakek itu, dalam kondisi bidak hitam yang sudah berada di ujung tanduk, langsung dihidupkan kembali oleh Clara hanya dalam beberapa langkah.Setelah itu mereka bermain beberapa ronde lagi. Kakek tetangga sama sekali tidak berhasil mengalahkan Clara, hingga akhirnya berdiri dan berkata, "Clara, Kakek Lora hari ini sudah terlalu banyak berpikir. Malam ini kamu jangan pulang dulu. Besok Kakek datang lagi cari kamu buat bertarung dua ronde. Sekarang Kakek pulang dulu mau makan."Mendengarnya, Clara segera bangkit mengantar sambil berkata dengan senyuman, "Baik, Kakek Lora. Aku tunggu besok ya."Setelah Lora pergi, Ponirah memanggil Sutan dan Clara untuk makan.Di meja makan, Ponirah mengadu pada Clara, "Tuan Sutan ini benar-benar, deh. Main catur ya main catur, kalah ya ka
อ่านเพิ่มเติม