"Pak Jonas, Pak Levin." Saat pemimpin memperkenalkan mereka kepada kakak beradik itu, keduanya berjabat tangan dan menyapa dengan sopan.Setelah Jonas dan Levin selesai menyapa, tatapan mereka seperti menempel pada Clara, tak bisa lepas sedetik pun. Sementara itu, Rendra perlahan berdiri dari kursinya.Melihat itu, pemimpin pun memperkenalkan kepada kakak beradik itu, "Miller, Calla, ini adalah Pak Rendra dari Grup Adresta, mitra penting kami dalam kerja sama di Kota Ardivo kali ini. Kalian bisa saling mengenal dulu."Menatap langsung ke arah Rendra, sorot mata Miller sedikit meredup dibanding sebelumnya. Namun, dia tidak menunjukkan apa pun, tetap menyapa dengan tenang, "Pak Rendra."Rendra berkata, "Selamat datang ke Kota Ardivo, Pak Miller."Selesai menyapa Miller, pandangan Rendra kembali tertuju pada Clara. Dengan suara lembut, dia bertanya, "Yang ini siapa?"Rendra menatap ke arah Calla tanpa berkedip. Dia bisa melihat perbedaan wanita ini, tetapi dia tetap bisa merasakan dengan
続きを読む