"Kiana, kalau bukan karena aku, kamu nggak bisa berada di posisi sekarang ini! Kamu nggak tahu berterima kasih dan berulang kali mempermalukanku serta mencoreng nama baik Keluarga Sumargo. Kamu pantas menerima akhir seperti ini!"Mardi berdiri, lalu menatap Kiana, dan berpura-pura menghela napas. "Aku membimbingmu dan menghargaimu, tapi pada akhirnya kamu membalas kebaikan dengan kejahatan. Sebagai seniormu, aku sarankan agar kamu mengakui kesalahanmu dan menjalani hukumanmu secepatnya. Dengan begitu, kamu juga bisa dibebaskan lebih cepat dan mungkin masih ada harapan di masa depan."Usai mengatakan itu, Mardi pun berjalan keluar."Mardi, ingatlah! Kamulah yang membuat masalah kejam ini!" bentak Kiana."Terus, kenapa?" Mardi mencibir. "Kamu sudah mau dikurung, apa lagi yang bisa kamu lakukan padaku?""Aku akan membuatmu membayar harga mahal!""Pak Polisi, dengar itu! Dia mengancamku!" Mardi menggelengkan kepalanya dan tertawa. "Kebaikan akan mengalahkan kejahatan. Kiana, akan kutunggu!
Magbasa pa