Sopir taksi itu melirik Nia, yang mengenakan masker, dan anak yang duduk di sebelahnya, lalu dengan ramah mengingatkan. "Tempat ini sangat kacau. Sebaiknya jangan berlama-lama. Begitu menemukan orang yang kalian cari, segeralah pergi. Selain itu, simpanlah nomor teleponku. Kalau kamu nggak bisa mendapatkan taksi, hubungi aku saja."Nia mengucapkan terima kasih kepada sopir, lalu keluar dari mobil di depan sebuah bangunan reyot."Ibu, apa benar Om Michael ada di sini?"Nia mengangguk. Sebelum menutup telepon, wanita itu telah memanggil Michael. Setelah Michael setuju, Nia baru berani membawa Yuyu ke sana.Dibandingkan dengan bangunan-bangunan di sekitarnya yang gelap, bangunan ini memiliki lampu di lantai tengah, dengan lampu yang berwarna-warni. Tepat di saat dia hendak menarik Yuyu masuk, sepasang wanita dan pria keluar.Jelas sekali keduanya telah minum alkohol. Wanita itu bergelayut di tubuh pria itu. Sebaliknya, pria itu berjalan dengan terhuyung-huyung.Saat melewati Nia, pria itu
Read more