Grup Bramantyo.Gianna berada di kantor presdir. Meskipun sekarang dia sudah mendirikan studio sendiri, setiap hari dia tetap seperti biasa datang ke perusahaan Kenward."Kenward, dua lembar uang ini ada istimewanya?"Gianna berdiri di samping Kenward. Tangan rampingnya bertumpu di bahu Kenward, sementara wajahnya penuh rasa ingin tahu. Sejak dia datang tadi, Kenward terus memainkan uang di tangannya.Dua lembar uang kertas biasa. Bukan uang baru, juga tidak terlalu tua, tidak dicoret-coret, dan tidak tampak seperti uang palsu. Gianna benar-benar tidak mengerti, dua lembar uang yang terlihat tak ada bedanya ini kenapa begitu menarik perhatian Kenward? Sampai dia membolak-balikkannya di tangan dan menatapnya sepanjang pagi."Nggak ada apa-apa." Nada suara Kenward datar, seperti biasanya.Namun, Gianna menyadari sudut bibir Kenward sedikit terangkat. Senyuman tipisnya mengandung makna yang sulit ditebak. Meskpun dia sudah bertanya dan tampak begitu penasaran, Kenward tetap tidak menjelas
Baca selengkapnya