Jika Darlene tahu bahwa Kenward dan Gianna juga akan hadir, dia pasti tidak akan setuju dengan permintaan Adelio."Darlene, kamu datang juga!" Adelio melambaikan tangan ke arah Darlene.Karena sudah terlanjur datang, Darlene hanya bisa memberanikan diri untuk duduk. Dia duduk berhadapan dengan Adelio. Di sampingnya adalah Kenward.Keduanya jelas duduk bersebelahan, tetapi seolah-olah ada lapisan penghalang tak kasatmata yang memisahkan mereka.Suasana di meja makan terasa aneh. Gianna yang lebih dulu membuka suara, "Adelio, kamu ini ya. Studio Darlene baru saja berjalan, perkembangannya pun belum lancar. Gimana bisa kamu memilih restoran seperti ini? Darlene jadi harus keluarin banyak uang!"Darlene melirik dengan dingin daftar pesanan di meja. "Kalau sudah tahu aku harus keluar banyak uang, seharusnya kamu nggak datang. Apalagi kamu juga memesan lobster biru, otoro kelas atas, kepiting laba-laba, dan kaviar."Seiring ucapan Darlene, wajah Gianna semakin masam."Itu semua aku yang pesa
Read more