Langkah Elena terhenti sesaat. Gadis itu memejamkan mata sebentar seolah menahan rasa kesal sebelum akhirnya berbalik perlahan. “Apakah Yang Mulia memiliki urusan penting?”Daniel menatap Elena cukup lama. Wajah tampannya terlihat jauh lebih letih dibanding biasanya. “Kau bahkan tidak mau menatapku sekarang?”“Saya rasa tidak ada yang perlu dilihat.” Suara Elena terdengar datar, tetapi dingin. “Jika Yang Mulia hanya ingin membicarakan masa lalu, maka maaf, saya tidak punya waktu.”Rahang Daniel mengeras. Ia melangkah lebih dekat, namun Caspian langsung berdiri di samping Elena dengan tatapan tajam. Meski tidak berkata apa-apa, sikapnya jelas menunjukkan bahwa ia tidak akan membiarkan Daniel bertindak sembarangan.“Aku tidak sedang mencari masalah denganmu, Caspian,” ucap Daniel dingin tanpa mengalihkan pandangan. “Aku hanya ingin bicara dengan Elena.”“Dan saya tidak ingin berbicara.” Elena memotong cepat. “Bukankah semuanya sudah jelas sejak lama?”Tatapan Daniel berubah rumit. Ada p
Read more