“Baiklah, tapi bagaimana cara mengeluarkannya? sisikku sangatlah keras, jangankan dengan batu, dengan senjata pusaka saja tidak akan dapat menembusnya,” terang Asgar.“Hahaha, kau tidak usah khawatir,” Lintang tertawa.“Sial, jangan bilang kau ak …? Aaaw!” belum selesai Asgar berbicara, Lintang sudah memukul wajahnya dengan sangat keras, membuat tubuh Asgar langsung terlempar sejauh puluhan depa.Dan benar saja, satu pukulan Lintang dapat mengeluarkan darah milik Asgar, terlihat kini di sudut bibirnya ada cairan kental yang merembes keluar.“Dasar Berengseek, tengik, tidak tahu diri, kurang ajar, kau memukul wajahku terlalu keras sialan,” maki Asgar di kejauhan.Menyaksikan itu Samhu tertawa dengan terbahak, ini sungguh mengejutkan, hubungan Lintang dengan Asgar ternyata tidak seindah kelihatannya.Dari pada akur, mereka lebih sering berdebat dan saling memaki, hari ini Samhu melihat Asgar terkena pukulan Lintang, ini sungguh membuatnya senang dan terhibur.Namun baru saja Samhu akan
Last Updated : 2026-01-02 Read more