"Kenapa kamu malah memanggil Papa sayang, sekarang mama sedang minta maaf sama kamu. Apa kamu mau memaafkan Mama?""Alka udah maapin Mama, Pa," sahut Arka. Arka melepaskan kaki Ansel. Kemudian berlari lagi ke arah Lili."Mama adalah Mama Alka," gumam Arka memeluk Lili. "Terima kasih sayang kamu memang anak yang sangat baik," puji Lili sangat tidak ikhlas."Ma, apa boleh, becok kita main belcama. Alka mau main cama Mama," pinta Arka menatap mata Lili dengan lekat."Iya sayang, tentu. Besok Mama akan membawa kamu jalan-jalan," ujar Lili memeluk Arka agar Arka mau memaafkan dia.'Dasar anak Setset (di sensor aja ya), bisa-bisanya cari kesempatan sekarang. Untung ada Ansel di sini.' Arka sangat senang dipeluk oleh Lili. Dia membalas pelukan Lili dengan sangat kuat. Sekarang air matanya kembali menetes, tapi dengan cepat menghapusnya agar Lili tidak melihatnya. Dia tidak mau dicap sebagai anak yang cengeng.Ansel menatap kejadian itu dengan hati yang tidak karuan. Dia sangat berharap ji
Read more