"Lepas, ansel tolong aku. Mereka ingin memisahkan kita," pinta Lili. "Kamu pantas mendapat semua ini. Aku akan menuntut kamu atas kasus pembunuhan," sahut Ansel. "Tidak!" Lili terus saja memberontak dari kedua satpam. Dia tidak mau dipenjara. Di antara ketakutan dan panik, dia dengan keras menginjak salah satu kaki satpam dan satu satpam lagi ditendang pada bagian kelemahan kaum laki-laki. Setelah itu dia segera lari dari sana. "Lili!" panggil Ansel. "Tuan, kalau Tuan ingin mengejar Lili, saya bisa menjaga Mama Tuan. Saya janji akan menjaganya dengan baik. Ini sebagai bentuk permintaan maaf saya," ujar Meka supaya Gilang dan Ansel bisa mengejar Lili. "Baiklah, Terima kasih. Pa, ayo kita kerja Lili," ajak Ansel. "Ya." Ansel, Gilang dan kedua satpam segera mengejar Lili yang berlari di dalam rumah sakit. Para pengunjung, pasien, suster dan lainnya terganggu oleh Ansel dan lainnya. Mereka penasaran apa yang terjadi. "Lili, tunggu! Jangan lari," teriak Ansel. "Tidak, aku tidak
Read more