Brak! "Saya datang menghadap Ayahanda." Yan Haoxuan segera berlutut dan memberikan salam. Di Ruang Baca Kaisar saat ini, Baginda Kaisar sedang bermain catur dengan Putra Mahkota. "Salam juga untuk Kakak Putra Mahkota." Yan Haoxuan memejamkan mata. 'Aku sangat gegabah, tapi tidak ada waktu untuk menunggu Kakak Putra Mahkota keluar.' Dia membatin. "Sangat jarang kau menjadi begitu gegabah. Biasanya kau bahkan tidak sudi bertemu denganku, kan?" Baginda Kaisar tertawa. Yan Haoxuan menghela napas panjang. "Saya tidak berani selancang itu, Ayahanda." "Lalu kau pikir tindakanmu saat ini selancang apa?" 'Ugh ….' Yan Haoxuan meringis pelan. 'Itu memang tindakan lancang, tapi yang bukan itu yang dimaksud.' "Kalau begitu, saya akan datang lagi setelah Xuan'er selesai membicarakan hal penting dengan Ayahanda." "Tidak bisakah kau tinggal saja?" Baginda Kaisar bertanya dengan nada bercanda. "Ahaha, Ayahanda tahu sendiri, bukan? Xuan'er tidak akan suka kalau masalah pribadinya sam
Last Updated : 2025-11-25 Read more