Sesampainya di apartemen Casey, Felix masuk dengan sandi pintu yang sama seperti apartemen sebelumnya. "Tuan, saya akan menunggu anda di mobil saja," ucap Riwan berharap Felix menuruti permintaannya. "Enggak. Temani aku masuk. Jika ada kamu, kami tidak akan melewati batas," jawab Felix tidak bisa diganggu gugat. Rowan menghela napas, bagaimanapun, ia harus menerima apapun perkataan Felix meski di sana nanti akan sangat canggung. Felix selalu saja menjerumuskan Rowan dengan keadaan menyebalkan. "Saya akan menunggu anda di balkon kalau begitu," ucap Rowan langsung berjalan ke balkon apartemen itu tanpa menyapa Casey yang telah menyambut mereka. Felix hanya menatap kesal Riwan. Dari awal Felix tidak ingin ke sini, mungkin ini adalah keputusan yang menyesalkan. "Aku senang kamu datang, Sayang," ucap Casey langsung memeluk Felix. Felix hanya menerima meski sebenarnya sedikit muak. Casey pasti sengaja berpakaian kekuran
Last Updated : 2025-12-17 Read more