Seharian ini, Serina sangat lelah sekali. Tak hanya lelah karena perkuliahan, Serina juga lelah menghadapi cemoohan teman-temannya. Namun, Serina mencoba mengabaikannya dan fokus pada kuliahnya. Ia tak mau meladeni mereka karena yang ada Serina akan lelah sendiri. [Damar : Aku pulang dulu. Aku tunggu di rumah] [Damar : Selesai kuliah, jangan kemana-mana dan langsung pulang saja] Serina mendengus kesal membaca pesan yang Damar kirimkan. Jujur saja, Serina masih sakit hati dengan sikap Damar pagi tadi. Dan itulah kenapa, Serina sama sekali tak membalas pesan dari Damar dan mengabaikannya begitu saja. Kalaupun, nanti Damar marah, maka Serina akan menghadapinya. Bukankah, ia sudah terbiasa mendapatkan kemarahan dari pria itu. “Bareng yuk!” ajak Ajeng. “Ehmmm, enggak usah Jeng. Aku udah pesan ojol.” Serina menunjukkan aplikasi pesanannya kepada Ajeng dan tentu saja itu membuat Ajeng sedih. Padahal, ia ingin sekali mengantar Serina untuk pulang ke rumah. Setidaknya, temannya itu
Last Updated : 2025-11-25 Read more