"Nggak apa-apa. Ada perawat pendamping," jawab Aldrian."Aldri, bukannya aku mau ngomongin kamu!" Anara berujar dengan tampang seolah sangat cemas, "Mana bisa perawat pendamping dibandingkan sama suami? Dia sudah terluka. Yang paling dia butuhkan saat ini adalah perhatian dari suami. Kamu seharusnya berada di sisinya! Kita kan bisa kumpul-kumpul kapan saja!"William menepuk bahu Aldrian. "Nara, jangan ngomong lagi. Kamu kira aku nggak tahu sifat Kyna! Pasti dia yang usir Aldri! Nara, kalau Kyna sepengertian kamu, Aldri nggak akan begitu menderita." Naldo juga menimpali, "Nara, nggak usah bujuk dia lagi. Kamu jangan terlalu pengertian. Waktu perlu rebut, kamu juga harus rebut! Lihat saja Kyna, dia bukan cuma rebut harta, juga mau rebut kasih sayang Aldri. Sedangkan kamu? Kamu malah mau dorong Aldri ke pelukannya!" Begitu mengungkit tentang harta, Anara sangat kesal. Semua uang yang berhasil dia dapatkan dari Aldrian telah diambil kembali oleh Kyna. Selama beberapa hari terakhir, dia t
Read more