Kyna menepuk-nepuk tangan Sani dan memberi isyarat agar dia tenang. "Tapi, aku punya syarat.""Katakan saja!" Nada suara Aldrian tegas dan teguh, seolah siap memberikan segalanya untuk Anara.Kyna mengabaikan tatapan penuh harap Aldrian, lalu menatap lurus ke depan dan berkata, "Pertama, Anara harus tinggalkan perusahaanmu, nggak boleh bekerja untukmu lagi, dan nggak boleh punya saham di perusahaanmu. Kamu juga nggak boleh buka kantor cabang untuknya." Syarat ini sepertinya tidak akan menimbulkan ancaman bagi Aldrian maupun Anara. Aldrian pun setuju tanpa ragu, "Oke.""Kedua, semua uang yang pernah kamu habiskan untuk Anara, dari barang-barang mewah hingga rumah, semuanya adalah harta bersama. Aku harus mendapatkannya kembali. Selain itu, mulai hari ini, kamu nggak boleh kasih Anara uang dengan alasan apa pun." Ini benar-benar bagaikan hukuman mati bagi Anara. Dia selalu mengaku semua yang mereka lakukan atas dasar cinta. Namun, jika Aldrian adalah orang miskin yang tidak punya apa-a
続きを読む