Setelah menyelamatkan Amanda, Feli berpikir bahwa menyelamatkan seseorang dari kematian tragis bukanlah hal yang mustahil. Gadis itu ingin semua kematian yang ia lihat berubah menjadi kematian yang indah tanpa penyesalan. Tiba-tiba ia teringat Mamanya, apakah dulu Mamanya juga pernah menyelamatkan orang lain. Atau ia hanya diam saja saat mengetahui peristiwa kematian orang lain ?“Feli, kamu mau pulang tidak?” tanya Pinkan membuyarkan lamunan Feli. Semua teman sudah mulai berkemas dan pergi meninggalkan kelas.“Ayo, aku antar!” ajak Aland yang langsung menerima penolakan dari gadis itu.“Kenapa? Daripada kamu naik bus, lebih baik aku mengantarmu!” tawar laki-laki itu lagi.“Tidak, Aland! Aku tidak pulang naik bus dan tidak naik motormu, karena aku ada agenda lain dan ingin sendirian!” jawab Feli yang tidak bisa dibantah oleh laki-laki itu.“Baiklah, kamu harus berhati-hati!” ucap Aland dengan sebelah tangannya mengusap puncak kepala Feli dengan lembut. Hal itu me
آخر تحديث : 2025-11-23 اقرأ المزيد