Jam kerja akhirnya usai. Satu per satu karyawan mulai mematikan komputer dan merapikan meja masing-masing. Hari jumat memang hari yang pendek dan para karyawan bergegas untuk meninggalkan kantor.Naomi pun memasukkan barang-barangnya ke dalam tas, lalu mengenakan blazer tipisnya. Kotak susu yang diberikan Mareeq sudah habis tinggal bungkusnya, Naomi berniat membuangnya."Naomi, aku duluan ya," pamit Flora."Iya, hati-hati." balas Naomi.Naomi tersenyum kecil sebelum ikut melangkah menuju pintu keluar. Langkahnya tenang hingga tiba di depan pintu, pintu terbuka dari luar. Naomi sempat terkejut. Itu Rahaal. Mereka sama-sama berhenti sepersekian detik. Tatapan mereka bertemu.Naomi tidak segera mengalihkan pandangan. Begitu pula Rahaal. Untuk beberapa saat, pria itu hanya menatapnya dalam diam. Ada sesuatu di matanya. Seolah ingin mengatakan sesuatu.Naomi melihat di tangannya terdapat sebuah map berwarna hitam dan beberapa lembar dokumen yang
Leer más