"Akh... pelan-pelan, Mas!" "Hmmh... sabar, ya. Dikit lagi...." Damian tetap fokus. Tidak berpaling sedikit pun. "Aakh... hati-hati, Mas! Aku nggak tahan!" Jasmine memejamkan matanya, berusaha menahan rasa sakit yang tiba-tiba datang saat Damian menyentuhnya. Damian berusaha tidak berhenti di tengah jalan. Kepalang tanggung, begitu pikirnya. Rintihan Jasmine yang terdengar lirih itu ia anggap angin lalu."Masih lama nggak sih, Mas?" tanya Jasmine dengan nada mendesak. Damian tersenyum lega. Akhirnya setelah beberapa menit terus mendengar rengekan saat mengobati luka Jasmine, ia pun bisa menghela napas dengan tenang. "Kayaknya ini alasan Renan nggak ngizinin kamu menyentuh dapur. Bisa-bisa nyawa kamu yang melayang," ucapnya, direspon pelototan tajam Jasmine. Sebenarnya tidak ada yang salah di menit-menit awal Jasmine bermaksud membantu Damian memasak. Namun, saat Damian meninggalkan dapur sebentar, sedangkan Jasmine dengan penuh percaya diri menyentuh pisau tajam yang tadi Damian
Last Updated : 2026-02-01 Read more