"Kak Jasmine, di depan sudah ada Pak Damian." Anya tiba-tiba saja muncul dengan senyum jahilnya. Kedua alisnya sengaja dinaik-turunkan untuk menggoda Jasmine. Jasmine menutup laptop di depannya. Pekerjaannya baru saja selesai. Jam dinding sudah menunjukkan pukul 5 sore. Memang sudah waktunya untuk pulang. "Kalian kenapa belum pulang, Anya?" tanya Jasmine menoleh pada Anya yang berdiri di ambang pintu. "Sebentar lagi, Kak. Galeri nanti biar aku yang tutup. Kakak pulang aja dulu," jawab Anya. Jasmine mengangguk. Segera ia merapikan barang-barangnya. Selain tidak ingin Damian menunggu lebih lama, Jasmine juga tidak sabar menanyakan review masakannya."Aku duluan, ya. Bye, Anya!" Jasmine memeluk Anya sebelum akhirnya pulang. Sesampainya di depan galeri, senyumnya langsung mengembang melihat sosok pria yang sudah berdiri dengan wajah serius bersandar di samping mobil. Tatapannya masih terarah pada layar ponsel, sehingga kehadiran Jasmine belum ia sadari. Jasmine melangkah dengan hati
Last Updated : 2026-02-08 Read more