Lyra tidak menoleh, dia sudah melihatnya. Dan dia tahu, apa yang akan terjadi selanjutnya tidak akan bisa dihentikan oleh dunia mana pun.Saat kakinya menyentuh batu altar darah suci, segel di tubuhnya bukan sekadar terbuka, ia dihancurkan. Darah Kael, yang pernah tumpah di batu itu, dan energi darah bayangan yang melingkupinya dari kejauhan, bertindak sebagai kunci dan katalis.Ingatan Lyra meledak. Bukan sekadar kilasan masa lalu, tetapi realitas lain yang menuntut untuk diakui.Lyra ambruk berlutut. Matanya, yang sebelumnya berwarna merah gelap biasa, kini memancarkan cahaya biru-perak yang dingin. Cahaya itu bukan miliknya, melainkan milik dunia yang disembunyikan, dunia yang dijanjikan Kael akan ia tunjukkan.Lyra tidak tersegel. Segel itu, yang ia rasakan selama bertahun-tahun, adalah penghalang memori yang diciptakan oleh pengingat dunia sendiri, bekerja sama dengan sekte, untuk melindungi alam semesta dari identitas Lyra.Dia bukan kunci biasa, dia adalah arsitek memori.Dia a
Terakhir Diperbarui : 2025-12-05 Baca selengkapnya